13.5.14

PAK UDIN

Oleh: Muhammad Mahrus
 
-Satu -

Jalanan di timur stadion kridosono masih tergenang air. Sebagian pengendara tampak hati-hati sekali. Sebagian yang lain, yang melaju dari arah barat, tampak kaget mendapati aspal yang terendam air bah itu. Tiap kali musim hujan tiba, dengan curah hujan rata-rata sekali pun jalanan Kotabaru ini memang acap kali tergenang dengan air bah. Tinggi air pun tidak sama. Kadang bisa mencapai tiga puluh centi. Ketinggian yang cukup melampaui trotoar jalan. Sore itu, di angkringan Kang Yono yang terletak di sudut timur Masjid At-Taqwa Kotabaru, di trotoar jalan, Pak Udin berteduh sambil menikmati teh panas. Beberapa orang juga tengah bersantai di sana. Kecuali Pak Udin, mereka adalah warga komplek Kompi Kotabaru. Seorang di antaranya  adalah Pak Wahib, seorang Korps Marinir Angkatan Darat.

12.5.14

UNTITLED

Oleh: Muhammad Mahrus

Satu
Kemarin, adalah hari raya ketigaku di Kota Apel. Di sebuah pesantren dan jauh dari orang tua. Aturannya, hari raya ini akan menjadi yang terakhir sebelum aku diperbolehkan berhari raya di rumah, bersama ibu, bapak, dan sanak kerabat. Tapi bukan itu yang menjadi pikiranku. Tiga tahun silam, adalah tahun yang begitu sulit buatku; bapak ibuku telah pulang untuk selamanya.

11.5.14

NAMAKU LONTAR


Oleh: Muhammad Mahrus
 
-Satu-

Di sebuah dusun sederhana, tanpa pipa PAM dan listrik bertenaga surya, tanpa banyak polusi udara, tanpa pabrik-pabrik dan mini perumahan, tanpa perempuan dengan rok mini; di samping mushalla tanpa jendela tempat anak-anak bermain sambil menunggu maghrib, aku tinggal dengan sejarah. Isteriku, kurasa sudah cukup bahagia walau masih harus berjalan kaki untuk sekedar mengantar makanan ke kaki-kaki gunung Semeru. Tidak jauh, memang. Tapi juga tidak begitu dekat dari Semeru. Isteriku, perempuan yang kupinang dari daerah pegunungan sekitar Sindoro itu, seakan tiada lainnya.

10.5.14

MUHASABAH DALAM AL-QUR’AN

Oleh: Muhammad Mahrus
A.    Abstraksi
Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw., dan disampaikan semenjak Nabi Muhammad Saw. diutus dan diangkat menjadi rasul. Sepeninggal Nabi, Al-Qur’an menjadi pegangan umat Islam yang sudah dihafalkan oleh para sahabat Nabi. Seterusnya dalam generasi tabi’in, tabi’it tabi’in Al-Qur’an tetap menjadi pengangan utama yang dilengkapi dengan hadits-hadits dari Nabi sendiri. Sementara itu, otentisitas dan orisinalitas Al-Qur’an telah dijaga oleh Allah sendiri meskipun telah terentang waktu  yang demikian panjang hingga hari kiamat nanti.

2.5.14

UNTITLED



Penulis yang baik

Adalah pembaca yang baik

Sepertinya, sudah hampir satu bulan saya tidak pernah membaca buku. Entah karena apa saya sendiri tidak tau. Hanya saja, dalam setahun terakhir ini, saya menyadari bahwa saya semakin jarang menyentuh koleksi buku di rak-rak. Sebagian dari buku-buku itu juga mulai berserakan di lantai kamar. Sebagian lagi, mungkin ada di kolong lemari. Hanya saja, semoga mereka tidak rusak sebelum  saya baca. Atau bisa jadi salah satu di antara mereka hilang tanpa saya sadari.