12.12.13

PMII; ANTARA TANTANGAN DAN HARAPAN



(Telaah atas Studi Historis PMII dan Positivisme August Comte)[1]
Oleh: Muhammad Mahrus[2]

Abstraksi
Dampak dari sebuah perdebatan panjang antara keinginan mahasiswa-mahasiswa NU, organisasi pelajar NU, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada dekade '50-an berujung lahirnya Organisasi Mahasiswa NU dengan nama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada 1960. Sejarah kelahiran PMII ditandai dengan maraknya iklim dependensi organisasi-organisasi mahasiswa terhadap organisasi atau partai politik tertentu. Pada saat yang sama, PMII menjadi gerakan underbow NU di bawah pimpinan Mahbub Djunaidi yang ditunjuk sebagai ketua umum dari 3 orang tim formatur. Dua lainnya adalah A. Cholid Mawardi yang menjabat Ketua I dan Said Budairy sebagai Sekretaris Umum PB PMII yang pertama kali.

2.12.13

SABTU MALAM YANG SEDERHANA


Jogja, 02 Desember
Baik, inilah suratku yang pertama untukmu. Surat yang takkan kukirimkan karena kau telah mengetahuinya. Karena ini adalah suratmu juga untukku, yang tak pernah kau kirimkan padaku. Itu keyakinanku. Sampai pada saat surat ini kubuat, serasa masih tidak bisa percaya bahwa pada pergantian bulan ini kita benar-benar bertemu. Ihwal keinginan untuk menemuimu senyatanya tak pernah lekang. Namun waktu harus benar-benar sepakat dan tepat.

23.9.13

PENERAPAN ZAKAT PRODUKTIF*


Zakat merupakan media yang diyakini mampu memberikan jaminan pahala bagi para ‘Abdun setelah menjalankan ibadah puasa di buan ramadlan. Adapun jumlah dan waktunya, telah ditentukan dalam syariat. Demikian pula cara pendistribusiannya. Bahwa pada suatu waktu dan tempat, seseorang dapat dikenai kewajiban untuk membayarnya. Sebaliknya, dengan waktu dan tempat yang sama, seseorang berada pada posisi yang wajib atau yang berhak menerima hasil distribusi zakat tersebut. 

22.9.13

BUNUH DIRI



Oleh: Muhammad Mahrus
Siang itu udara teramat panas untuk kulit yang tipis ini. Mungkin juga karena belum terbilas air sedari kemarinnya.
"Bung, janganlah kau bicarakan perihal mandi denganku. Kau sudah tahu kalo kita sama-sama jarang mandi."
Namanya Juned. Biasa disapa dengan 'Kak Jund' oleh mahasiswa baru. Ia melempar muka setelah berujar pendapat denganku perihal mandi. Tahulah, perbedaannya denganku memang pada intensitas 'mandi'. Kalau aku tak mandi sehari, ia takkan mandi seminggu. Jika dua hari, ya, dua minggu. Dan seterusnya, dan seterusnya.

21.9.13

DO'A


saat aku berjalan mengikuti
Kau seakan tetap tak mau menoleh barang sekejap saja, kupanggil pun Kau tak menghirau. berjalan saja mengikuti alurmu, sendiri, dalam keberadaan yang nyata ini, bagiku.

aku masih tak berani mengejarMu lebih jauh
aku juga bukan penakut yang akan berhenti sebelum memulai
ada waktu yang mengharuskanku diam, tak berkata dan berbuat
bahkan do'a tak pernah menyala dalam malam-malamku.