20.7.13

MENGHARGAI ALA MUKTI ALI

Oleh: Muhammad Mahrus

Sewaktu ingin memulai tulisan ini, pikiran mulai mencari-cari. Sekilas, sebenarnya tampak kesulitan dalam hal pendefinisian dari temanya; penghargaan. Baiklah, kita tidak akan membahas apa definisi dari istilah itu. Karena memang penghargaan itu tak butuh definisi verbal. Tapi lebih pada bagaimana kita merasakan dan melaksanakannya. Ruangnya jelas, pesantren. Apa saja yang musti kita ulas dari tema dan konteks ini? Dan sepertinya saya hanya akan berbagi cerita saja.

13.7.13

MASTER OF PUPPETS

End of passion play, crumbling away
I'm your source of self-destruction
Veins that pump with fear, sucking darkest clear
Leading on your deaths' construction

12.7.13

ENTER SANDMAN

Say your prayers little one 
Dont forget, my son 
To include everyone 
Tuck you in, warm within 

11.7.13

FUEL

Gimme fuel,
Gimme fire,
Gimme that which I desire,
Ooh!

10.7.13

ONE

I can't remember anything
Can't tell if this is true or dream
Deep down inside I feel to scream
This terrible silence stops me

9.7.13

HERO OF THE DAY

Mama, they try and break me.
The window burns to light the way back home
A light that warms no matter where they've gone.
They're off to find the hero of the day

8.7.13

NOTHING ELSE MATTER

So close, no matter how far
Couldn't be much more from the heart
Forever trusting who we are
and nothing else matters

7.7.13

THE UNFORGIVEN

New blood joins this earth
And quickly he's subdued
Through constant pain disgrace
The young boy learns their rules
With time the child draws in

6.7.13

KANALISASI GRAKAN; SEBUAH LANGKAH AWAL*

Oleh: Muhammad Mahrus**


Semacam Abstraksi
Pada suatu ketika, pada waktu yang tidak menentu, saya seringkali merasa “sendiri”. Padahal ketika itu, saya sedang duduk di kepengurusan Rayon (PMII Fakultas Ushuluddin). Pada saat yang sama, seharusnya ada banyak orang yang dapat membantu saya dalam menjalankan roda kepengurusan organisasi. Jika boleh dihitung semua, sekurang-kurangnya tercatat 60 nama dalam struktur kepengurusan.

5.7.13

MEMBACA TOKOH DAN METODE METAFISIKA

Oleh: Muhammad Mahrus

Abstraksi
Sebagaimana lazimnya sebuah pengantar, penting kiranya disebutkan terlebih dahulu arti penting dari metafisika. Bahwa metafisika adalah dasar dalam berfilsafat. Karenanya, setiap pemikiran filosofis sudah tentu berangkat dari bangunan metafika yang kuat. Tanpa metafisika, bahkan tidak layak sebuah pemikiran dikatakan sebagai filsafat. Pun begitu, dalam paper ini tidak akan membicarakan kembali apa itu filsafat? Apa saja cabang-cabangnya, dan siapa saja para pemikir filsafat? Akan tetapi, kajian ini akan fokus pada sistem-sistem yang berkembang di dalamnya (baca: Metafisika).