22.4.14

FENOMENOLOGI

Telaah Atas Metode Epistemologi Edmund Husserl[1]
Oleh: Muhammad Mahrus[2]

Abstraksi
Realitas adalah kenyataan yang sesungguhnya; hakikat; kaadaan sesuatu yang riil, atau benar-benar ada.[3] Dari yang genap hingga yang disebut-sebut sebagai realitas yang ganjil. Realitas, sebagaimana definisi tersebut, jamak terjadi tanpa diiringi dengan kesadaran subyek yang mengalami realitas tersebut. Sehingga, tinggallah realitas tersebut sebagai fenomena yang berlalu begitu saja. Sementara, setiap fenomena yang mewujud sebagai sebuah realitas semestinya mendapatkan penyikapan dari setiap subyek.